DEDIKASI YANG BERNILAI TINGGI

Bagi penggemar buku anak-anak pasti sudah tidak asing dengan nama Jackie atau Jacquelene Wilson. Wanita asal Bath, Inggris ini telah menulis lebih dari 100 judul buku anak-anak yang best seller di Britania Raya. Saya pun salah satu orang yang menggemari bukunya, meskipun untuk mengoleksi seluruh judul yan dia tulis baru berupa cita-cita. Karakter anak-anak yang ditulis Jackie dalam tiap bukunya mampu membuat saya—orang dewasa ini—kembali merasakan perasaan anak-anak saya hadir. Lugu, polos tapi pada saat itu merupakan sesuatu yang sungguh kompleks. Dalam masing-masing bukunya, Jackie tidak hanya mampu menarik perasaan empati anak-anak sebagai pembaca, namun juga mampu memberikan bingkai lain pada orang dewasa untuk melihat cara anak-anak memahami suatu persoalan dan mencari jalan keluar sesuai dengan apa yang dia pahami. Hebatnya lagi, karena ini adalah dunia anak-anak, cara mereka memahami dan menyelesaikannya sungguh sangat ajaib. Seperti kata Andy—salah satu tokoh yang ditulis oleh Jackie dalam “suitcase kids”—EASY-PEASY! SIMPLE-PIMPLE!

Tiga dari yang saya miliki dan menyentuh sekali:

The Story Of Tracy Beaker

Tidak hanya dalam buku, karakter tracy Beaker kini muncul di drama keluarga di salah satu stasiun TV di Iggris. Karakter Tracy Beaker adalah karakter anak perempuan yang “sedikit sulit dipahami” dalam dunia nyata. Dalam bukunya sendiri digambarkan bahwa tidak banyak orang yang “berhasil” bersama Tracy. Sebutlah 2 pasangan yang sempat menjadi orangtua asuh (foster parent) untuk Tracy selagi ibunya belum menjemputnya, gagal berkompromi dengan begitu sensitifnya perasaan Tracy (yang berefek pada serangkaian tindakan di luar kendali). Sebagai salah satu anak yang paling tua di “penampungan”, Tracy sangat berusaha menunjukkan bahwa dia layak untuk diasuh oleh pasangan yang membutuhkan anak. Pasangan pertama tidak membuat Tracy bahagia sebab menanggapnya sulit diatur dan melakukan “kekerasan fisik” pada Tracy. Sedangkan pasangan kedua yang usianya jauh lebih muda dari pada Tracy, mengasuh Tracy hanya untuk “pancingan” agar segera memiliki keturunan. Begitu, Si Istri hamil, mereka mengembalikan Tracy ke penampungan. Tentu saja Tracy memohon untuk tinggal bersama mereka, dan berakhir dengan Tracy menutup hati setelah tahu dia tidak diinginkan.

Di Shelter, tracy akhirnya punya kegiatan baru yang sangat menyenangkan: menulis. Dia menulis semuanya siang-malam dan kapan pun. Kegiatan ini tidak hanya membuat Tracy “lebih terkendali” tapi juga membuatnya bertemu dengan seorang penulis yang setelah berkirim surat dengannya beberapa kali, kemudian tidak bisa menolak Tracy yang memintanya menjadi pengasuh selagi ibunya kembali untuk menjemputnya.

The Suitcase Kids

Kalau anda adalah seorang anak yang dibesarkan dari orang tua yang bercerai kemudian masing-masing memiliki keluarga baru, pasti buku ini akan mengembalikan kenangan betapa masa kecil sungguh tidak mudah tapi anda berhasil melaluinya. Tidak heran, The Suitcase Kids memenangkan salah satu penghargaan popular untuk penulis anak. Gaya menulis tiap bab-nya dibuat urut sesuai dengan alphabet, unik bukan?

Back to story! Andy adalah seorang anak yang dibesarkan di 2 keluarga (masing-masing adalah keluarga ibu dan ayahnya setelah bercerai). Ditemani seekor Radish, Andi melalui masa-masa buruk pertengkaran dan berkali-kali konseling keluarga. Hari buruk itu dating, orang tuanya bercerai dan meninggalkan semua yang pernah dimiliki Andy sebagai kenangan. Karena Andy masih terlalu kecil dan takut untuk memilih pilihan paling sulit antara tinggal bersama Ayah Atau Ibunya, maka sebagai penyelesaian Andy tinggal bersama keluarga baru ibunya satu minggu lalu minggu berikutnya ayahnya kan menjemput untuk tinggal bersamanya dan keluarga baru ayahnya. Dari laki-laki yang dinikahi ibunya Andi punya tiga saudara tiri sedangkan dari keluaga baru ayahnya Andi punya saudara tiri kembar. Bukankah tidak mudah untuk berbagi segalanya?

Tapi, yang paling sulit untuk Andy adalah menghapuskan kenangan bahwa dia pernah bahagia tinggal bersama di sebuh rumah bersama ayah-ibu –radish dan dia seorang. Ketika pie blackberry yang dipanggang ibunya begitu lezat.

The Lottie Project

Tidak se-sedih dua cerita sebelumnya, The lottie project terasa lebih membakar semangat. Karena belum tuntas membaca, gambaran singkatnya adalah tentang seorang anak perempuan bernama Charlie yang sedang dalam proyek mengerjakan tugas Victorian History dan mengambil sudut pandang seorang anak perempuan yang terpaksa bekerja sebagai nanny di rumah orang kaya. Pada saat yang sama, Charlie yang tinggal dengan ibunya mengalami masalah ekonomi karena perusahaan dimana Joe (ibu Charlie) bekerja bangkrut dan mem-PHK semua karyawan. Tidak ingin kehilangan tempat tinggal layak yang mereka berdua perjuangkan dan tidak mau kehilangan harga diri karena harus kembali bergantung ke orang tua Joe, joe menerima beberapa pekerjaan sekaligus sebagai day cleaner dan seorang Nanny. Charlie pun membantu Joe dengan mengiklankan dirinya sebagai “pesuruh” dan apa pun yang bisa dikerjakan oleh anak kelas 6 SD. Seru sekali (tapi belum selesai)

Kalau sudah mulai baca novelnya Jackie satu saja, bakalan susah untuk menolak yang lainnya. Dan buat yang suka banget sama dunia anak, psikologi anak dan keluarga. Buku ini yummiiee!!! Gimana enggak Yumiie, 70 tahun sudah usia Jackie, bayangkan apa yang telah dia lalui dan dedikasinya demi anak-anak diseluruh dunia lewat buku cerita.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s